Pembekalan









Acara ini adalah rangkaian kegiatan “Leadership Challenge” yang merupakan kegiatan action plan mahasiswa SP2MP PPKB UGM. Mahasiswa yang dinyatakan sesuai persyaratan dan dinyatakan lolos dalam seleksi administrasi serta wawancara “Leadership Challenge” akan mengikuti acara ini. Peserta dibatasi hanya 30 orang yang terdiri dari mahasiswa/i angkatan 2010 dan 2011 baik reguler maupun vokasi dari berbagai fakultas di UGM. Sehingga acara ini merupakan acara pertama kali bagi peserta yang memertemukan seluruh peserta.
Pada pembekalan ini peserta mendapatkan pembekalan pertama kalinya untuk nantinya dapat diterapkan dalam tahapan aksi di masyarakat. Adapun materi yang akan didapatkan oleh peserta pada pembekalan ini meliputi; Communicatoin, Leadership, Time management, dan Analisis sosial masyarakat.
Setelah pembekalan, peserta akan mengaplikasikan materi yang telah didapatkan pada pembekalan ini dalam aksi “Challenge” berupa kegiatan pemberdayaan dan sosialisasi di masyarakat desa Selopamioro kecamatan Imogiri Bantul. Para peserta akan dibagi dalam kelompok-kelompok kecil untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

LATAR BELAKANG KEGIATAN


Kepemimpinan (leadership) merupakan hal utama yang dibutuhkan untuk melakukan perubahan. Sebagai bagian dari masyarakat, mahasiswa menjadi garda terdepan dalam menginisisasi perubahan tersebut. Ide dan sikap kritis mahasiswa telah terbukti membawa banyak perubahan dan sejarah di Indonesia. Mulai dari peristiwa proklamasi hingga perubahan pada masa orde baru membuktikan peran mahasiswa penting dalam melakukan perubahan di Indonesia menjadi lebih baik. Oleh karena itu sebagai nahasiswa yang ideal salah satunya memiliki sikap kepedulian dan kritis pada peristiwa disekitar.

UGM adalah tempat untuk menggembleng para calon pemimpin bangsa Indonesia. Visi UGM yang untuk mewujudkan  universitas riset kelas dunia yang unggul, mandiri, bermartabat, dan dengan dijiwai Pancasila mengabdi kepada kepentingan dan kemakmuran bangsa. Membuat mahasiswa tidak hanya perlu memiliki hard skill sesuai bidangnya akan tetapi juga soft skill untuk mengabdi dan bermanfaat dimasyarakat. Ilmu yang didapat di bangku pergururan tinggi tidak akan bermanfaat apabila tidak bisa dimanfaatkan di masyarakat.

Namun, seiring berjalannya waktu kehidupan mahasiswa mulai berubah. Sikap  individualis, hedonis dan asosialis menjadi perubahan negative yang tidak diinginkan. Jauh dari jati diri kampus UGM yang bercita-cita untuk melahirkan para pemimpin masa depan yang tanggap dan cakap. Banyak dari mereka yang hanya menyibukkan diri untuk belajar terus bersenang-senang, main-main dan tidak mementingkan organisasi. Orientasi mereka yang hanya belajar terus menerus dan tidak memikirkan organisasi membuat dirinya seolah-olah seperti robot, kuliah pulang tugas main, kuliah pulang tugas main. 

Dengan mengilhami dari cita-cita luhur UGM dan kepedulian terhadap generasi muda, action plan ‘leadership challenge’ ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi melatih kepedulian dan kepemimpinan mahasiswa UGM. Program yang ditujukan untuk seluruh mahasiswa UGM ini diharapkan dapat melahirkan agen-agen perubahan yang dapat membuat perubahan lebih baik di lingkungannya. Program ini berupa pelatihan kepada mahasiswa dan aplikasi langsung di masyarakat. Program yang berlangsung selama 2 hari ini berisi pelatihan mengenai kepemimpinan dan mengenal potensi diri dari tiap mahasiswa. Pada akhirnya dilahirkan agen perubahan yang memiliki kompetensi dasar kepemimpinan dan kepedulian untuk selanjutnya dikembangkan dan diaplikasikan langsung di lingkungan sekitarnya.

LC


Artikel

Peran Psikologi dalam Investigasi Kasus Hukum di Indonesia

Peran Psikologi dalam Investigasi Kasus Hukum di Indonesia Psikologi adalah ilmu yang mempelajari jiwa/psikis manusia, sehingga ...

Artikel Populer